Holy City of Jerusalem, Kota Damai yang Tak Kunjung Damai

0
38
Skyline of the old city in Jerusalem
Skyline of the old city in Jerusalem (123rf)

Akhir-akhir ini, kota suci Yerusalem menjadi nama kota yang paling sering disebut, berbagai media ramai-ramai memberitakan kota yang menjadi tempat suci bagi tiga agama, yakni Nasrani, Yahudi dan Islam. Semua ini dipicu oleh keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Kota ini juga menjadi saksi meningkatkan ketegangan konflik dikawasan yang memang sedari dulu penuh dengan konflik. Pada Rabu, 6 Desember 2017, Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem adalah Ibu Kota Israel dan segera memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“YERUSALEM ADALAH IBU KOTA BANGSA YAHUDI YANG DIDIRIKAN PADA ZAMAN KUNO. HARI INI, YERUSALEM ADALAH TEMPAT PEMERINTAHAN ISRAEL,” KATA DONALD TRUMP.

Khazneh
Khazneh (123rf)

Kota Yahudi yang Merupakan Salah Satu Kota Tertua Di Dunia

Sepanjang sejarahnya, kota suci ini pernah dua kali hancur, 23 kali dikepung, 52 kali diserang dan sudah 44 kali berganti penguasa. Kota Suci Yerusalem juga diselimuti oleh nubuat dari berbagai agama, baik dari sisi Nasrani, Yahudi maupun Islam.

Namun dari semua nubuat tersebut, hampir sama, yakni mengarah kepada akhir zaman. Selama dua ribu tahun, Yahudi menjadi kaum yang tidak punya rumah dan menumpang dari belas kasihan umat lain dan mereka tersebar diberbagai tempat. Dari segi politik pun Yahudi tidak didukung dengan kekuatan yang besar, namun sejarah berjalan dengan sangat cepat, dipenghujung tahun 1800-an, muncul lah kepermukaan sebuah gerakan bernama Zionisme.

Gerakan ini merancang sebuah rencana untuk membangun rumah bagi kaum Yahudi, namun bukan dipemukiman kosong, melainkan Kota Suci Yerusalem yang saat itu berada dibawah Khilafah Utsmaniyah. Selama penghujung tahun 1800-an, gerakan Zionisme memobilisasi banyak kaum Yahudi dari belahan dunia untuk kembali ke Eropa, khususnya Yerusalem dan mengklaimnya.

Bahkan munculah Deklarasi Balfour yang merupakan pernyataan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris saat perang dunia pertama, pernyataan tersebut merupakan dukungan Inggris untuk mendirikan “Negara Yahudi” Inggris berhasil mengalahkan tentara Khilafah Utsmaniyah dan akhirnya pada 14 Mei 1948, “Negara Yahudi” alias Israel didirikan dan diproklamasikan oleh David ben Gurion, sekaligus menjadikannya Perdana Menteri pertama Israel.

Hingga saat ini, Israel menjadi negara yang disegani, karena merupakan satu-satunya kekuatan nuklir di Timur Tengah, diperkirakan memiliki 60 hingga 200 Rudal bertenaga hulu nuklir.

Dormition Abbey
Dormition Abbey (123rf)

Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sudah dinyatakan 3000 tahun yang lalu?

2 Tawarikh 6:6 (AI) Namun Aku telah memilih Yerusalem supaya Nama-Ku ada sana, dan Aku telah memilih Daud untuk berkuasa atas umat-Ku Israel.

Pada saat itu tidak ada voting parlemen ataupun lembaga yang memilih raja Israel, Elohim (Yang Maha Kuasa) memilih Daud untuk berkuasa atas Israel dan memilih Yerusalem sebagai Ibu Kota Kerajaan Yahudi. Kota tersebut direbut oleh Daud dari tangan orang-orang Yebus seperti dalam kitab 2 Samuel 5.

Raja Daud memerintah selama 33 tahun, meskipun banyak diduduki oleh kerajaan Asing selama berabad-abad, tidak ada bangsa lain yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota selain bangsa Yahudi. Ketika dihadapkan oleh berbagai kritik dan kecaman mengenai klaim Israel terhadap kota suci tersebut, Perdana Menteri Menachem Begin mengatakan, “Kami tidak menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota kami, Raja Daud telah mendeklarasikannya 3.000 tahun yang lalu!”.

Meski tengah berlangsung, namun proses restorasi Israel belum lah sempurna, karena yang dimaksud restorasi Israel bukan hanya sekedar pendirian Negara Israel, tapi juga mengidamkan Negara dengan luas seperti masa era Nabi Daud. Mereka membuat sebuah gagasan bernama Israel Raya (Eretz Yisrael), yang membentang dari Delta Nil (saat ini dikuasai Mesir) hingga ke Sungai Eufrat (saat ini dikuasai oleh Irak), seperti yang tercantum dalam kitab Genesis (Kejadian).

Orang-orang Yahudi dari berbagai penjuru dunia terus merapat ke Israel, membangun pemukiman baru dan mengusir orang Arab, masalah ini lah yang hingga saat ini terus memicu persoalan. Pada tahun 1948 Israel di Proklamasikan dan mereka pun menguasai Yerusalem Barat, setahun kemudian Israel mendekalrasikan Yerusalem sebagai Ibu Kota mereka.

Yerusalem Timur ikut serta dikuasai setelah Perang Enam Hari pada 1967, meski kelihatannya Israel telah sempurna menguasai kota suci Yerusalem dan mengkalimnya sebagai Ibu Kota mereka, namun tidak ada satu pun Negara yang mengakuinya hingga pada akhirnya Donald Trump menyatakan pengakuan tersebut.

The mosque and Dome of the Rock Mosque
The mosque and Dome of the Rock Mosque (123rf)

Nama Yerusalem Mengandung Makna “Berkat Untuk Perdamaian”

Menurut Alkitab, Yerusalem adalah Ibu Kota Israel kuno sejak 1070 SM, Yerusalem berarti “Pemilik (Fondasi) Kedamaian Ganda”. Pada 990 SM, bangsa tersebut terbagi menjadi dua kerajaan, namun Yerusalem tetap menjadi Ibu Kota kerjaan Yehuda.

Dalam kitab Kejadian 14:18, nama Yerusalem disebut sebagai kota “Salem”. Rasul Paulus memperlihatkan bahwa setengah bagian terakhir nama itu memiliki arti “Damai”, dalam bahasa Ibrani kata ini menyiratkan suatu bentuk ganda, jadi memiliki “Kedamaian Ganda”. Atas dasar ini lah, beberapa pakar menyatakan bahwa nama itu memiliki arti “Kota Damai”.

Esensi sesungguhkan nama Yerusalem muncul dari nama Ibrani Kudus, Yerushalayim, dimana terdapat kata “Shalom” yang dalam bahasa Ibrani memiliki tiga arti: Halo, Selamat Tinggal dan Damai Sejahtera. Shalom digunakan untuk menyapa sesama teman, kata itu juga digunakan oleh orang Israel ketika menjawab telepon atau mengirim pesan (email, pesan singkat, dll).

Namun Shalom bukan hanya sekedar ucapan, namun juga adalah suatu berkat. Namun, apa makna sebenarnya dari arti “Kota Damai” yang melekat pada kota suci bagi tiga agama tersebut? saat ini tentu saja kita tidak melihat adanya kedamaian, hanyalah konflik berkepanjangan yang kita saksikan.

Keputusan Amerika yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel juga disebut-sebut sebagai Penggenapan Nubuat!.

Refrensi:

  • https://www.jejaktapak.com/2017/12/08/holy-city-jerusalem-kisah-darah-dan-nubuat-kota-tua
  • https://harituhan.wordpress.com/2017/12/09/faktor-7-dalam-keputusan-pengakuan-yerusalem-donald-trump
  • https://harituhan.wordpress.com/2017/12/08/11-alasan-alkitabiah-trump-mengakui-yerusalem-ibukota-israel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.